kian kencenggg dan terjangkau…

Leave a comment

20 April 2010 by nyomanbudiana


athlon

Awal tahun baru menjadi saat paling tepat bagi AMD memperbarui jajaran prosesor mereka. Salah satu yang mendapat giliran adalah seri Athlon II X3 dan Athlon II X4. Bagaimanakah prosesor kelas mainstream ini memikat user komputer?

Prosesor kelas mainstream memang selalu menjadi incaran user komputer. Apalagi bagi user komputer dengan dana terbatas yang berencana membangun sebuah komputer. Mereka akan berusaha mencari komponen-komponen dengan kinerja yang mumpuni tetapi dengan harga terjangkau. Selain itu, ada pula user yang mengincar kelas ini karena ingin mencicipi prosesor generasi terbaru tetapi terbentur dana yang terbatas atau user komputer yang ingin beralih dari kelas low-end ke kelas yang lebih tinggi.Kelas mainstream biasanya berada di antara dua kelas, yaitu high-end dan low-end. Prosesor kelas mainstream memang tidak memiliki kinerja sekencang kelas high-end, akan tetapi harga yang ditawarkan lebih terjangkau. Produsen prosesor pun termasuk tangggap merespon ke­ingi­n­­an user. Produsen merilis varian prosesor yang begitu beragam di kelas ini de­ngan segala kelebihan dan kekurangannya. Terlebih lagi bagi produsen, prosesor di kelas ini menjadi ladang pendapatan yang cukup tinggi. Tidak terkecuali yang dilakukan oleh salah satu produsen prosesor yaitu AMD.

Di awal 2010, AMD kembali merilis varian terbaru seri Athlon II dengan kinerja lebih tinggi dibandingkan varian sebelumnya. Salah satu seri Athlon II terbaru adalah Athlon II X3 440 yang merupakan penerus Athlon II X3 435 dan Athlon II X4 635 yang merupakan penerus Athlon II X4 640.

athlon2

athlon3

Arsitektur

Untuk sekadar menyegarkan ingatan, CHIP mencoba menjelaskan kembali arsitektur prosesor AMD seri Athlon II. Arsitektur Athlon II sebenarnya tidak jauh berbeda dengan arsitektur yang dimiliki seri Phenom II. Hanya saja, feature L3-chace yang terdapat di seri Phenom II, tidak terdapat pada seri Athlon II. Memang, menghilangnya feature L3-chace, membuat kinerja prosesor tidak sekencang jika memiliki L3-chace. Akan tetapi, harga prosesor dapat lebih terjangkau. Feature L1-chace dan L2-chace tetap ada di seri ini dan ukurannya masih sama dengan seri Phenom II.

Spesifikasi

Dibandingkan pendahulunya, varian terbaru ini, Athlon II X3 440 dan Athlon II X4 635, tidak menawarkan sesuatu yang benar-benar baru. Perbedaan paling mencolok dibandingkan dengan seri sebelumnya hanya terletak pada clock speed yang lebih tinggi. Athlon II X3 440 memiliki clock speed 3000 MHz. Lebih tinggi 100 MHz dibandingkan Athlon II X3 435 de­ngan clock speed 2900 MHz. Hal serupa juga ditemukan pada Athlon II X4 635. Clock speed prosesor ini lebih tinggi 100 MHz, dibandingkan Athlon II X4 630 de­ngan clock speed 2800 MHz. Soket yang digunakan pun tetap sama yaitu AM3 dengan backward compability ke AM2+. Akan tetapi, penambahan clock speed berarti penambahan kinerja. CHIP akan melihat seberapa jauh peningkat­an kinerja yang diberikan.

Pengujian

Sebagai prosesor pembanding untuk Athlon II X3 440 dan Athon II X4 635, CHIP menyertakan prosesor generasi sebelumnya dengan spesifikasi paling dekat dengan kedua prosesor tersebut. Beberapa di antaranya adalah Athlon II X3 435, Athlon II X4 620, dan Athlon II X4 630. CHIP juga menyertakan Phenom II X2 550 karena memiliki kisaran harga tidak jauh dengan seri Athlon II X3 dan X4. Phenom II X4 955 juga CHIP sertakan untuk melihat perbedaan kinerja antara prosesor AMD quad-core yang tidak dan dilengkapi dengan L3-chace. Untuk pembanding dari kubu Intel, CHIP menyertakan prosesor Intel Core i3 540. Oleh karena terbatasnya waktu, CHIP tidak sempat menyajikan kemampuan ovrclocking dan kinerja pe­ngujian Athlon II X3 440 dan Athlon II X4 635 pada artikel ini.

Tips & Info
AMD Six-Core, Tinggal Menghitung Bulan

Prosesor multi-core sudah jamak belakangan ini. Terlebih lagi bagi AMD. Bahkan AMD memiliki jajaran prosesor de­ngan arsitektur Phenom II yang memiliki jumlah core begitu bervariasi. Sebut saja Sempron 140 yang merupakan satu-satunya prosesor AMD dengan arsitektur Phenom II yang memiliki satu core. Selanjutanya ada Athlon II X2 dan Phenom II X2 dengan dua core. Adapula Athlon II X3 dan Phenom II X3 dengan tiga core. Prosesor empat core AMD pun variannya dinamakan Athlon II X4 dan Phenom II X4.

Jika tidak ada halangan, dalam waktu beberapa bulan lagi AMD akan menambah panjang daftar prosesor mereka dengan prosesor generasi terbaru mereka. AMD akan merilis prosesor dengan enam buah core untuk komputer desktop dan ini merupakan pertama kalinya AMD merilis prosesor dengan jumlah core sebanyak ini untuk pasar komputer desktop. Sebelumnya AMD telah merilis prosesor enam corenya untuk kalangan enterprise.

Prosesor AMD dengan enam core ini akan menggunakan platform terbaru. Pada platform sebelumnya, AMD menamakan platform komputer desktop mereka sebagai “Dragon”, sedangkan pada platform terbarunya ini akan dinamakan “Thuban”. Nama “Thuban” sendiri dapat diartikan “Dragon” dalam bahasa Arab.

Melengkapi saat dirilisnya prosesor ini, AMD akan merilis motherboard yang dilengkapi chipset terbaru, yaitu seri AMD800 untuk northbridge dan seri SB800 untuk southbridge. Prosesor AMD ini akan menggunakan soket AM3 tetapi masih belum jelas apakah motherboard soket AM3 sebelumnya dapat menggunakan prosesor ini.

athlon4

Tips & Info
Konsumsi Daya: Athlon II VS Phenom II

Komputer yang irit daya memang dambaan setiap orang. Terlebih lagi bagi Anda yang memakai komputer tidak untuk mengerjakan tugas berat. Komputer Anda akan lebih sering berada dalam kondisi idle.

athlon11

Dapat dilihat pada grafik, saat idle konsumsi daya prosesor seri Athlon II terlihat tidak berbeda satu sama lain. Hal ini memang cukup wajar mengingat semua prosesor AMD memiliki idle clock yang sama, yaitu 800 MHz. Seri Phenom II memiliki konsumsi daya memang lebih banyak karena adanya L3 chace pada die prosesor.

Saat masing-masing prosesor diberi beban, prosesor dengan kinerja lebih tinggi memiliki konsumsi daya paling tinggi. Hal ini terjadi pada Athlon II X4 635 yang merupakan seri tercepat Athlon II dan Phenom II X4 955 yang juga seri tercepat Phenom II. Akan tetapi, dibandingkan prosesor yang CHIP ikut sertakan kali ini, Phenom II X4 955 tetap merupakan prosesor dengan konsumsi daya terbesar.

athlon12

Kesimpulan
Quad-core dan Triple-core Terjangkau Tapi Tetap Bertenaga

Athlon II X4 635
Tidak dapat dipungkiri, Athlon II X4 635 merupakan varian terkencang saat ini dari seri Athlon II. Bermodalkan clo­ck speed 2,9 GHz dan empat buah core prosesor, prosesor ini menjadi pasangan tepat bagi aplikasi yang haus thread prosesor. Harganya pun tergolong cukup terjangkau untuk sebuah prosesor quad-core, sekitar US$ 130.

Athlon II X3 440
Hanya bermodalkan tiga core prosesor tidak membuat prosesor ini ciut nyalinya. Kinerja memang masih di bawah prosesor Athlon II X4, akan tetapi clock speed yang ditawarkan lebih tinggi. Terlebih lagi harganya lebih terjangkau dibawah US$ 100.

Pilih mana?
Jika sistem Anda sudah dilengkapi prosesor Athlon II X3 dan X4 seri sebelumnya, seperti Athlon II X4 620 dan 630 atau Athlon II X3 435 dan 425, pilihan meng-upgrade prosesor Anda ke Athlon II X4 635 dan Athlon II X3 440 mungkin kurang tepat. Dengan sedikit overclocking, Anda akan dengan mudah menyamai kinerja kedua seri terbaru ini. Tetapi jika Anda menggunakan prosesor AMD seri Athlon II X2, Sempron, atau seri-seri di bawahnya, meng-upgrade ke Athlon II X3 dan X4 dapat menjadi pertimbangan.

Selain pertimbangan di atas, aplikasi komputer yang biasa Anda gunakan dapat pula menentukan pilihan Anda. Saat ini, banyak aplikasi yang mampu me­manfaatkan prosesor dengan jumlah core yang banyak. Namun perlu diketahui pula bahwa masih banyak pula aplikasi yang belum bisa secara maksimal memanfaatkan prosesor multi-core. Anda tentu akan membuang uang jika membeli prosesor multi-core tetapi aplikasi yang biasa Anda gunakan tidak mampu menggunakan semua core prosesor secara maksimal. Pertimbangan terakhir yang paling penting adalah memilih prosesor yang sesuai dengan dana yang tersedia.

Sumber dari : chip.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

TOKO BASIS UTAMA ELEKTRONIK

Toko Basis Utama Elektronik

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Inside My Mind

Sharing about IT and my Xperiences

%d bloggers like this: